Tampilkan postingan dengan label display. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label display. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Juli 2010

Layar 3-D Terbuat Dari Titisan Air


Sekarang sedang dikembangkan teknologi baru yang bisa memancarkan citra gambar dari sebuah proyektor ke layar tapi layar ini tidak terbuat dari piksel tetapi dari berlapis-lapis titisan air, yang dikendalikan secara presisi untuk menciptakan citra 3-D. Semakin banyak lapisan titisan air, semakin tinggi resolusinya.

"Tidak ada yang istimewa dengan proyektor yang kami gunakan," ujar Srinivasa Narasimhan, seorang profesor di Carnegie Mellon University, yang membantu mengembangkan teknologi layar ini. "Teknologi kami mengatur lapisan titisan air agar saat proyektor mengganti gambar, proyektor akan mengikuti pola titisan air, menyinari mereka saat titisan air turun.
Narasimhan mengembangkan layar air bersama Takeo Kanade, yang juga seorang profesor di Carnegie Mellon, dan Peter Barnum, seorang mahasiswa di universitas.

"Impian kami adalah untuk memperbesar skala layar ini menjadi ukuran sebuah ruangan yang besar," ujar Narasimhan. "Lalu kami akan menciptakan sebuah pengalaman visual yang benar-benar besar bagi para konsumen seperti Holodeck dalam film 'Star Trek,'" ujar Narasimhan. Mereka berharap bisa mencapai hasil ini dalam waktu 10 tahun.

Sejauh ini tim ini sudah membangun sebuah prototipe dengan layar kira-kira seukuran laptop 12 inci. Sebenarnya mereka sudah bisa mengkomersilkan produk ini dengan teknologi yang ada sekarang, tetapi untuk bisa menjadikannya sebuah produk yang kompetitif, para peneliti perlu mencapai resolusi yang lebih tinggi.
Untuk membangun layar air 3-D, para peneliti menciptakan sebuah pipa bermulut banyak yang dikendalikan oleh komputer yang mengalirkan setiap lapisan titisan sedemikian rupa sehingga titisan-titisan air di barisan depan tidak menghalangi barisan belakang, dan sebaliknya. Sebuah kamera melacak posisi titisan-titisan sehingga proyektor bisa mengendalikan setiap barisan secara independen.

"Proyektor menyinari setiap citra gambar ke dalam setiap layar secara bergantian," ujar Barnum. "Karena proyektor mengganti gambar dengan begitu cepat, kelihatannya proyektor menyinari semua lapisan secara simultan.

Dan karena air bersifat membiaskan dan titisan air berbentuk bulat, gambar-gambar ini bisa dilihat dari sudut mana pun - tidak seperti layar komputer, di mana gambar menjadi samar dari samping dan tidak bisa dilihat dari belakang.

"Layar kami tidak membutuhkan kaca dan bisa dilihat dari semua sudut, di mana film-film 3-D membutuhkan kacamata dan tidak semua tempat duduk di bioskop itu ideal," ujar Narashimhan.

Selain efek 3-D, layar ini juga interaktif. Saat pemirsa menyentuh titisan air, mereka akan mengubah tampilan gambar. Para peneliti sudah beberapa kali menguji layar ini dengan menggunakannya untuk menampilkan video dan teks, dan simulasi ikan berenang di akuarium, dan game Tetris versi 3-D.

View Source: Technewsdaily

Minggu, 11 Juli 2010

Mimo Meluncurkan Monitor USB iMo Monster 10 inci


Siapa yang bilang USB monitor hanya bisa berdiameter 7 inci? Yang pasti Mimo lebih dari itu. Perusahaan produsen layar tambahan ini sudah meluncurkan peralatan terbarunya, dan produk terbarunya ini sangatlah menarik.

10 inci iMo Monster ini pantas menyandang nama Monster, ia menawarkan layar sentuh 10 inci dengan resolusi 1024 X 600. Berat keseluruhannya hanya 1,77 pon dan mendukung penuh Windows dan OS X. Lebih bagusnya lagi, sebuah kabel USB 2.0 menyediakan semua daya listrik dan konektivitas yang Anda perlukan.

Mimo menyediakan sebuah stylus, kabel USB sepanjang 4,5 inci dan setumpuk perlengkapan lainnya, tapi Mimo memproduksi ini secara terbatas. Anda harus merogoh kocek Anda sedalam $259,99 (sekitar Rp 2,3-2,4 juta dengan kurs $1=Rp 9.120) jika Anda hendak membelinya.

View Source: Mimo Monitors

Rabu, 07 Juli 2010

Samsung meluncurkan monitor 1080p BX2350 dan BX2335


Selama ini kami menyukai desain Touch of Color dari Samsung, jadi kami senang melihat desain ini masih ada pada layar LED Samsung baru yang ramah lingkungan. Samsung meluncurkan layar seri 50 dan 30 hari ini.

BX2350 dan BX2335 menawarkan waktu respons 2ms, resolusi 1080p, aspek rasio 16:9 dan fitur yang agak unik yang disebut Magic Return. Untuk mudahnya, fitur ini memungkinkan pengguna yang bekerja dengan dua monitor, tampilan desktopnya pindah ke monitor yang menyala jika salah satu layar kebetulan mati -- Samsung tidak menyebutkan kedua monitor ini akan ada di dalam jajaran monitor seri barunya, tapi kami menduga info harga dan kapan monitor ini tersedia akan segera keluar.

View Source: Engadget