Tampilkan postingan dengan label video. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label video. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Juli 2010

Video: iPhone DSLR Next Generation


Semua cara Anda memasang lensa SLR ke iPhone itu salah. Kami tunjukkan cara benar untuk melakukan itu.

Ini semua berawal dari modifikasi Bubo iPhone mount dari OWLE yang kurang sempurna oleh Jeremy Salvador (foto di atas) sekarang menjadi kolaborasi antara perusahaan produksi Vid-Atlantic dan OWLE untuk membuat prototip yang kompatibel dengan iPhone 4. Hasilnya sungguh mengesankan. Sayangnya, iPhone DSLR versi iPhone 4 masih belum tersedia, tapi kami telah menyediakan video di bawah ini agar Anda bisa mendapatkan gambaran apa yang mungkin bisa dilakukan iPhone DSLR ini. Anda bisa membelinya secara online, salah satunya bisa lewat amazon.com. Harganya? $119,95 (sekitar Rp 1,09 juta dengan kurs $1=Rp 9120).

Spesifikasi:
  • Anodized Billet Aluminum Unibody
  • 37mm .45x wide-angle/macro combination lens
  • High quality adjustable Vericorder Microphone
  • Silicone iPhone Case
  • 37mm threading t for multiple lens and filters
  • Cold-shoe mount for standard camera add-ons
  • Tripod threading on all 4 corners
  • Color: Black Aluminum
  • Dimensions: 4.75" x 6" x 1.75" (including lens)
  • Weight: 1.1 lbs.
  • Lens Thread Size: 37mm
  • Filter Thread Size: 49mm

Senin, 12 Juli 2010

Video: GP2X Caanoo Handheld Dari GamePark Hadir Agustus Ini


GamePark meluncurkan sebuah gaming portable Linux yang dinamakan Caanoo. Meski perangkat game ini masih ditenagai oleh prosesor ARM9 533MHz sama seperti pendahulunya, GamePark sudah menggandakan memorinya menjadi 128MB, dan menambahkan 3D GPU yang bertugas menampilkan game di layar sentuh 3,5 inci. Ditambah dengan tombol yang mirip dengan Sega, dan sebuah joystick menggantikan D-ad, dan ada accelerometer baru dan fungsi getar. Saat Anda tidak memainkan game open source, perangkat ini juga bisa digunakan untuk menampilkan foto-foto dan memainkan musik.






View Source: BWOne

Minggu, 11 Juli 2010

Video: Konsep Kamera Masa Depan Dari Canon


Melukiskan digital still camera sebagai spesies yang hampir punah sudah menjadi topik yang populer selama bertahun-tahun di dalam industri ponsel, dan dengan hadirnya smartphone yang mampu memotret dengan resolusi tinggi dan kemampuan video high-definition, pendapat ini semakin meyakinkan daripada sebelumnya. Tapi minggu ini di World Expo di Shanghai, Canon -- nama yang sudah menjadi jaminan akan fotografi dengan kualitas tinggi -- menawarkan sebuah visi akan sebuah alat yang tidak hanya melampaui digital still camera, tapi juga akan mengubah pandangan kita terhadap fotografi.

Dengan perkiraan waktu kedatangan kamera ini sekitar dua dekade yang akan datang, kamera konsep Canon Wonder Camera ini memiliki panjang fokus dari makro sampai 500mm cukup dengan satu lensa yang sudah terintegrasi. Canon membanggakan fitur daya simpannya yang besar (tidak disebutkan seberapa besar), resolusi ultra-high (juga tidak disebutkan), kemampuan mengenali beberapa wajah sekaligus yang melampaui kemampuan kamera yang ada di pasar saat ini, dan kemampuan untuk membuat semuanya bisa terlihat tajam pada saat yang bersamaan. Tapi mungkin hal yang paling radikal dari kamera ini adalah bahwa ini sesungguhnya adalah camcorder. Daripada mengambil gambar diam satu persatu, pemilik Wonder Camera cukup dengan mudah mengambil foto yang tajam dari frame-frame yang diambil dari video.

Anda tidak perlu lagi menekan tombol shutter saat seseorang tersenyum, sekarang Anda cukup menentukan range di video untuk kemudian baru dipilih. Resolusi kamera yang tinggi bahkan memungkinkan kita untuk mengambil beberapa foto dari berbagai bagian dalam sebuah frame. Bayangkan kita bisa membuat potret dari semua murid sekolah dasar dari hanya beberapa frame video.

Jelas bahwa kamera tradisional akan menghadapi tekanan yang lebih besar dari high-end camcorder dan cameraphone. Masih belum ada keterangan berapa harganya karena ini masih sebuah konsep.



View Source: Engadget

Jumat, 09 Juli 2010

Youtube Terus Melakukan Terobosan Dengan Mendukung Video Resolusi 4K

Lucu rasanya, kami masih ingat hari di mana YouTube baru mulai mendukung video HD, rasanya seperti kemarin saja, dan kami rasa hari ini akan melekat di ingatan kami untuk sementara waktu.

Di VidCon 2010 Conference, YouTube secara resmi mengumumkan dukungan untuk video yang direkam dengan resolusi 4K (resolusi standarnya 4096 X 3072), yang berarti portal video online terkenal ini sekarang mendukung resolusi dari 360p sampai 4.096p.

Dijamin, hanya beberapa orang saja yang bisa mengakses camcorder 4K, dan proyektor 4K tidaklah mudah ditemukan (atau dibeli), tapi kami senang sekali YouTube terus menjadi yang terdepan dalam bidang ini. Jika Anda tidak keberatan jika koneksi broadband Anda mengalami kesulitan (dan berpura-pura bahwa monitor Anda sudah mendukung resolusi 4K), silakan mengklik first source link dan mencoba menonton video yang mana saja dari video-video itu dengan resolusi "Orisinil". Semoga saudara berhasil.

View Source: YouTube

Minggu, 04 Juli 2010

BenQ Menawarkan Proyektor DLP FullHD Teranyarnya di Jepang


Memang DLP teranyar BenQ W6000 sudah diluncurkan di beberapa negara lain tapi bagi yang tinggal di Jepang, Anda mungkin akan merasa lega mengetahui bahwa BenQ mulai menjual W6000 mulai minggu depan di Jepang.

Diumumkan dengan harga 298.000 Yen(30 juta rupiah), proyektor Full HD ini tampil dengan fitur 2500 ANSI lumens brightness, lampu 280W yang memiliki umur 2.000 sampai 3.000 jam pemakaian, ratio kontras 50,000:1, pengendalian kualitas video yang lebih baik berkat penerapan HQV atau Hollywood Quality Video yang memberikan skala yang lebih baik dan pengurangan noise. Terakhir W6000 memiliki port S-Video, D-SUB, dan 2x HDMI 1.3.

View Source: BenQ

Jumat, 02 Juli 2010

JVC Menambahkan Video Kamera Kompak Terbaru, GZ-HM350


Dirancang khususnya untuk wanita, video kamera teranyar JVC, GZ0HM350 tampil dengan fitur lengkap. Dengan hanya bobot 220 gram dan dimensi 52x110x62mm, GZ-HM350 memiliki fitur 32GB memori internal,  mendukung SD dan SDHC card, merekam video full HD dalam format AVCHD dengan 3 mode perekaman termasuk mode 24MBps UXP, 17MBps XP dan 12MBps SP dan juga sekaligus menawarkan 36x optical Zoom.

Video Kamera ini juga memiliki sebuah layar berukuran 2.7 inci dan akan dijual dalam jumlah terbatas hanya 100 unit dengan kantong khusus dan bodi diselubungi dengan kristal.

View Source: Victor JVC

Video: David Coulthard menguji coba Mercedes-Benz SLS E-Cell


Mantan Pembalap F1 David Coulthard mendapat kesempatan untuk menguji prototipe Mercedes-Benz SLS E-Cell, dia mengemudikan supercar listrik ini melalui beberapa tes akselerasi dan slalom di landasan pacu sebelum sampai ke jalanan umum Norwegia.

Pembalap berwajah persegi ini terkejut oleh akselerasi mobil ini dan menggambarkannya sebagai "spontan namun lembut." Satu keunggulan dari empat motor yang mengendalikan tiap roda adalah sangat mudah untuk mendistribusikan torsi kepaad setiap roda untuk traksi maksimum dan pengendalian. Namun kelemahan terbesarnya adalah kecepatan puncak yang dibatasi akibat transmisi kecepatan tunggal dan absennya simfoni indah yang diciptakan oleh SLS standar.  Belum lagi rentang jarak yang hanya 100 mil.



View Source: Autoblog