Tampilkan postingan dengan label jeremy iness-hopkins. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jeremy iness-hopkins. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Juli 2010

Prototip Nokia Kinetic


Terkesan dengan konsep Nokia Kinetic hasil rancangan Jeremy Innes-Hopkins beberapa hari yang lalu? Kalau begitu simak baik-baik gambar di atas. Yang Anda lihat itu merupakan prototip yang sebenarnya, sayangnya tidak bisa dinyalakan (atau tombol apa saja untuk menyalakannya), tapi sangat mirip dengan hasil render yang sudah pernah kita lihat dan ini memberi kita gambaran yang jauh lebih baik mengenai ukuran ponsel ini.

Seandainya Anda belum membaca postingan sebelumnya, fitur yang paling menarik dari ponsel ini adalah elektromagnet yang terletak di bagian dasar ponsel yang memungkinkan ponsel ini berdiri (jika ada panggilan, SMS yang masuk atau alarm menyala) dan bisa diturunkan dengan sentuhan untuk misalnya menolak suatu panggilan. Kita juga tahu sekarang bahwa Innes-Hopkis sedang mengerjakan proyek ini di Central Saint Martins College of Art & Design di London di bawah bimbingan mantan senior designer Nokia Silas Grant, yang menangani banyak ponsel premium Nokia seperti 8800 Scirocco. Silakan nikmati galeri di bawah ini.





View Source: Jeremy Innes-Hopkins

Senin, 19 Juli 2010

Ponsel Konsep Nokia Kinetic


Ponsel konsep sekarang ada di mana-mana, tapi hanya sedikit konsep yang menarik yang muncul belakangan ini, termasuk ponsel konsep HTC 1 Andrew Kim dan konsep Nokia Kinetic dari desainer dari Inggris Jeremy Innes-Hopkins.

Ponsel ini memiliki elektromagnet. Magnet ini bisa berpindah, memindahkan berat dan membuat ponsel ini bisa berdiri sendiri. Ini memungkinkan cara baru dalam berinteraksi dengan ponsel. Misalnya saat ada panggilan masuk, ponsel ini akan berdiri. Jika Anda menolak panggilan tersebut, Anda cukup menepuk ponsel ini dan ponsel ini akan kembali ke posisi semulanya. Ponsel ini juga tidak tebal dan pendek seperti yang terlihat. Jeremy mengatakan bahwa setengah bagian atasnya hanya setebal 8mm, sementara bagian bawahnya hanya setebal 18mm. Dia menambahkan bahwa bagian bawah ponsel ini tebalnya dua kali karena untuk mengambil foto dibutuhkan pegangan yang kokoh.

Tentu saja, ini masih konsep, tapi ini dikerjakan sesuai permintaan Nokia, dan seorang mantan desainer Nokia menjadi pembimbing dalam proyek ini, jadi masuk akal kalau ada peluang ide ini mungkin akan diwujudkan Nokia. Semoga saja ya. Soalnya desainnya keren. Bagaimana menurut Anda? Anda menyukainya? Silakan berikan komentar Anda.



View Source: Jeremy Innes-Hopkins