Tampilkan postingan dengan label Iron Man. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iron Man. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Juli 2010

Video: Kostum War Machine Buatan Fans Senilai 36 Juta Rupiah


Dari realisasi baju besi dari koper milik Tony Stark sampai ke baju baja, Iron Man 2 merupakan inspirasi desain dan teknologi yang menakjubkan. Menariknya baju besi yang dipersenjatai berat yang dikenakan oleh Don Cheadle di dalam film ini telah menginspirasi seorang penggemar Iron Man berusia 25 tahun yang bernama Anthony Le untuk menciptakan sendiri kostum War Machine.

Dia menghabiskan waktu satu bulan dan 4 ribu dollar (36,6 juta rupiah) untuk membuat kostum replika dari War Machine dari urethane, yang dia potong menjadi potong-potongan besi dan menggabungkannya bersama dengan sekitar 1.500 paku keling. Helm dibuat dari tanah liat dan resin cair. Untuk membuatnya mirip dengan aslinya, dia juga memakai motor kecil yang membuka topeng wajahnya.

Fitur lain dari baju besi buatan sendiri ini termasuk eksterior yang anti penyok, topeng yang bisa dibuka-tutup, mata LED dan bahkan senapan putar tiruan yang bisa berputar. Kostum War Machine milik Anthony Le tampak seperti asli dan sama mengesankannya dengan versi layar lebar. Saat ini dia sedang mengerjakan banyak kostum, termasuk baju besi Hulkbuster dan unit Liger Zero Jager. Butuh satu? Lebih baik Anda minta pada Anthony Le.










View Source: Wired/PopSci

Minggu, 04 Juli 2010

Rumah Iron Man



Iron Man 2 meneruskan kisah petualangan milyarder Tony Stark dan sisi lainnya yaitu superhero Iron Man. Karakter utama diperankan oleh Robert Downey Jr. dan keseluruhan film menampilkan spesial efek yang menakjubkan dan teknologi tercanggih. Akan tetapi dari sudut pandang kami, rumah tempat tinggal pemeran utama jauh lebih menarik.

Para pembaca bisa kecewa sekali, tapi apa yang Anda lihat dalam foto-foto di bawah adalah fiksi. Jon Favreau, sutradara film ini menjelaskan bahwa rumah tersebut terletak secara keliru di sebuah tempat di Malibu. Dilarang untuk membangun sebuah proyek arsitektur di sana, jadi akhirnya mereka mendapatkan solusi lain: grafik komputer. Interior dibangun di sebuah area sound-stage di Los Angeles dan semuanya disinkronisasi dengan denah komputer.

















View Source: Freshome