Tampilkan postingan dengan label HULC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HULC. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Agustus 2010

Video: Tangan Robotik Untuk Membantu Orang Lumpuh

Sepertinya zaman robot sudah di depan mata kita. Setelah pengembangan tangan robot yang mirip dengan film Terminator, lalu HULC Exoskeleton, kedua produk ini untuk pihak militer, sedangkan untuk penggunaan masyarakat pada umumnya juga ada Rex Exoskeleton. Sekarang giliran pihak Jepang - yang memang sudah dikenal gila dengan hal-hal yang berbau robot - mengembangkan sebuah tangan robotik untuk membantu penyandang cacat yang lumpuh yang dinamakan RAPUDA (Robotic Arm for Persons with Upper limb DisAbilities).

RAPUDA ini adalah sebuah perangkat yang bisa dipasang dan dilepas dari kursi roda yang beratnya hanya 13 pon (5,91 kg), namun robot ini bisa memperpanjang dirinya sampai lebih dari 1 meter dan sanggup mengangkat sebuah obyek sampai seberat 0,45 kg dari meja atau lantai. Gerakan robot yang lambat dan berisik ini mungkin akan membuat beberapa orang kesal, tapi ke depannya kemampuan RAPUDA - yang dikembangkan oleh Intelligent System of Advanced Industrial Science and Technology (AIST) - akan semakin meningkat. Masih belum ada info harga karena produk ini masih dalam pengembangan.




View Source: AIST

Rabu, 21 Juli 2010

Video: HULC exo-skeleton Senjata Masa Depan


Anda masih ingat Rex Exoskeleton robot pengganti kursi roda untuk orang-orang cacat buatan Selandia Baru? Nah, kali ini yang akan kita bahas adalah versi militernya.

Lockheed Martin mengembangkan Human Universal Load Carrier (HULC) exoskeleton yang sekarang sudah siap untuk diuji militer. Alat ini mampu mengangkat beban seberat 200lbs (90kg) ditambah beratnya sendiri 53lb (24kg) tanpa membebani tentara tersebut, Anda bisa saksikan dalam video di bawah ini. HULC menopang barang muatan ditambah beratnya sendiri lewat batang sepanjang kaki sampai ke tanah, berarti para prajurit bisa membawa peralatan yang berat ke medan perang dan tetap merasa segar saat tiba. Peralatan ini akan diuji oleh militer selama delapan minggu sebelum memasuki medan perang yang sebenarnya tahun depan.